Rabu, 16 Mei 2018


PIDATO
PERANAN BAHASA

Hadirin yang saya hormati,
Sebagai pembuka, marilah kita memanjatkan rasa puji syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak pernah berhenti sedikitpun memberikan rahmat dan nikmat kepada kita, sehingga kita dapat hadir dalam ruangan ini bersama-sama memenuhi kewajiban kita dalam menuntut ilmu, yang mana ilmu tersebut sebagai bekal kita untuk menatap masa depan yang lebih baik, di dunia maupun di akhirat nanti.
Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita niati untuk menambah ilmu, agar segala yang kita lakukan bisa benar – benar menghasilkan manfaat yang baik.
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku dan budaya. Keberagaman suku dan budaya di Indonesia memunculkan kekayaan bahasa dan sastra. Keberagaman bahasa yang ada menjadikan Indonesia membutuhkan bahasa persatuan yang berfungsi sebagai sarana komunikasi. Maka, Indonesia memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Sebuah bahasa yang besar, yang layak untuk menjadi sebuah kebanggaan.
Harus bangga dengan bahasa Indonesia yang sekarang kita miliki, Ini karena untuk dapat mengucapkan bahasa ini secara bebas, membutuhkan perjuangan yang begitu berat. Saat ini, indonesia memang sudah hidup di Negara yang merdeka. Tidak ada lagi peperangan melawan penjajah. Akan tetapi, bukan berarti kita berhenti dalam berjuang. Kita dapat turut berperan serta dalam pembangunan Nasional dengan cara menuntaskan program wajib belajar, membayar pajak, mematuhi perundang-undangan yang ada dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebagai pelajar, kita juga harus menjaga semangat perjuangan untuk membangun Negara kita dengan cara belajar dan turut menyukseskan program pendidikan nasional. salah satunya juga dengan belajar bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Saat ini, penggunaan bahasa Indonesia cenderung dikalahkan oleh bahasa asing. Padahal, pengutamaan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan teknologi dan sumber daya tidak seharusnya membuat Bangsa ini melupakan identitas dirinya yang tercemin dalam Sumpah Pemuda, yang menyatakan bahwa kita memiliki satu bahasa pemersatu, yakni bahasa Indonesia. Pendidikan Sekolah dan perguruan tinggi sebagai salah satu sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tempat yang paling efektif untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia. Pada dasarnya, pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar dapat berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggungjawab, berilmu, kreatif, sehat, sekaligus berakhlak mulia, baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani. 
Manusia yang berakhlak mulia, yang memiliki moralitas tinggi sangat dituntut untuk dibentuk atau dibangun. Bangsa Indonesia tidak hanya sekedar memancarkan kemilau pentingnya pendidikan, melainkan bagaimana bangsa Indonesia mampu merealisasikan konsep pendidikan dengan cara pembinaan, pelatihan dan pemberdayaan SDM Indonesia secara berkelanjutan dan merata. 
Dengan mempertimbangkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, baik dalam kedudukan sebagai bahasa nasional maupun sebagai bahasa negara, sesuai dengan UU RI Nomor 24 tahun 2009 menegaskan bagaimana pentingnya bahasa Indonesia dalam proses pendidikan ini. Bahasa dan sastra Indonesia berfungsi sebagai hasil cipta intelektual dalam produk budaya, diarahkan sebagai sarana pembinaan kesatuan dan persatuan bangsa, sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya, sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meraih dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, sarana penyebarluasan pemakaian bahasa Indonesia yang baik untuk berbagai keperluan menyangkut berbagai masalah, sarana pengembangan penalaran, dan sarana pemahaman beragam budaya Indonesia melalui khazanah kesusasatraan Indonesia.
Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa kepribadian indonesia adalah kepribadian yang pancasilais, yaitu kepribadian yang religius, penuh rasa kemanusiaan, rasa persatuan, rasa demokratis, dan rasa keadilan sosial. Seluruh kepribadian ini salah satunya akan tercermin melalui cara berkomunikasi. Dengan jati diri dan karakter yang kuat, diharapkan bangsa Indonesia tetap mampu bersaing dan sekaligus ikut bermain peran dalam kancah kehidupan global. Bangsa yang berkarakter—dalam hal ini—tidak saja bangsa yang mampu memperlihatkan jati diri dan kepribadian yang kuat, tetapi juga penuh tanggung jawab, jujur, disiplin, berkualitas, dan mempunyai kompetensi yang tinggi.
Terkait dengan hal tersebut, bahasa Indonesia termasuk sastra, di dalamnya memegang peranan yang amat penting dalam pendidikan karakter bangsa. Hal itu karena dengan mencintai bahasa Indonesia berarti juga mencintai bangsa Indonesia karena bahasa pada hakikatnya juga merupakan simbol identitas bangsa. Sebagai sarana komunikasi, bahasa juga mampu membangun keterampilan berkomunikasi, keterampilan menyampaikan pendapat, gagasan, dan pandangan dalam menyikapi suatu persoalan yang dihadapi dalam kehidupan pada era global ini. Keterampilan seperti itu tentu sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.
Dengan bahasa Indonesia, kita dapat belajar untuk mencintai Indonesia, membanggakan Indonesia, dan pada akhirnya, belajar dengan tekun sehingga mampu menunjukkan kepada dunia, bahwa negara yang kita cintai ini memiliki karakter yang hebat dan mampu bersaing menjadi yang terbaik dalam menjawab tantangan global. Tetap berjuang untuk Negara kita tercinta, untuk yang lebih baik di waktu yang akan datang, dari hari ini. Jangan pernah bosan sebelum berhasil, semoga Tuhan segera memberikan wujud nyata terhadap usaha dan perjuangan kita, sehingga tercapai cita-cita Negara kita.

Sekian yang dapat saya sampaikan, jika ada perkataan atau tutur saya yang kurang berkenan saya mohon maaf, sekian dan terimakasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar